30 Tahun Konsisten Berantas Kemiskinan, Dompet Dhuafa Dianugerahi Penghargaan Baznas Award 2023
Posted By : Rahayu Saputro
Date : 24 March 2023
JAKARTA — Kiprahnya selama 30 tahun berkhidmat untuk umat dalam mengentaskan kemiskinan ekstrem di Indonesia mambuat Dompet Dhuafa kembali meraih penghargaan. Tak tanggung-tanggung, Dompet Dhuafa mendapatkan dua penghargaan sekaligus dari Baznas Award 2023 yang diselenggarakan pada Selasa (21/3/2023), di Puri Agung Convention Hall, Grand Sahid Jaya Hotel, Jakarta.
Baznas Award sendiri merupakan upaya untuk mengapresiasi aktivitas perzakatan di Indonesia yang diberikan kepada Gubernur, Bupati, Wali Kota, Insan Pers, Pejabat Publik, Muzaki Terbaik, Perusahaan Pendukung Zakat, Media, Public Figure, Lembaga Amil Zakat (LAZ), dan lainnya, yang diinisiasi oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS).
Kedua penghragaan yang didapatkan Dompet Dhuafa ialah kategori Insan Pers Pendukung Zakat Sejahterakan Umat yang diberikan kepada Parni Hadi, Ketua Pembina Yayasan Dompet Dhuafa Republika dan kategori LAZ dengan Program Ekonomi Terbaik.

Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., menyebut bahwa Lembaga Amil Zakat (LAZ) sangat lah berjasa terhadap masyarakat. Baginya, kekuatan zakat itu luar biasa, terutama dalam kurun waktu dua tahun ke belakang, begitu banyak bantuan yang diberikan kepada masyarakat. Bahkan, terdapat peningkatan dalam penghimpunan, yakni rata-rata sebanyak 30-35%.
Wakil Presiden RI, KH. Ma’ruf Amin pun turut hadir dalam gelaran Baznas Award 2023 ini. Dalam sambutannya, Wapres RI itu membeberkan tentang berbagai komponen penting dalam ekosistem zakat yang harus dikelola dan dikembangkan dengan baik, agar potensi zakat dapat tergali secara optimal.
“Jadikan Baznas Award 2023 ini sebagai bagian dari upaya memperkuat fondasi ekosistem zakat nasional, para penerima Baznas Award 2023, tidak lain adalah unsur dan komponen utama dan pendukung ekosistem zakat itu sendiri, untuk itu keberlanjutan perannya harus dijaga dan harus dijadikan role model untuk direplikasi oleh pihak-pihak lainnya,†ungkap Ma’ruf Amin.
Baca Juga : https://www.pelayanmasyarakat.org/2023/03/21/survei-imz-lebih-dari-70-penerima-manfaat-merasa-puas-dengan-layanan-dompet-dhuafa/


Penghargaan kategori LAZ dengan Program Ekonomi Terbaik diserahkan langsung oleh Arifin Purwakananta, Direktur Utama Baznas RI, kepada Ustaz Ahmad Shonhaji, Direktur Layanan Dakwah, Budaya dan Lingkungan Dompet Dhuafa.
Selama 30 tahun ini, Dompet Dhuafa dikenal di kalangan masyarakat sebagai organisasi pemberdaya. Melalui gerakan Mustahik Move to Muzakki, Dompet Dhuafa telah menyentuh lebih dari 24 juta jiwa penerima manfaat. Berkat kekonsistenannya dalam mendampingi masyarakat, kesejahteraan kaum duafa pun meningkat.
“Memang selama ini Dompet Dhuafa dikenal sebagai organisasi pemberdayaan, kita punya banyak sekali program-program pemberdayaan yang memang mendorong dari mustahik berganti menjadi muzaki. Itu alhamdulillah menjadi portofolionya Dompet Dhuafa selama ini, dan itu diakui, dihargai oleh Baznas. Mudah-mudahan ini menjadi inspirasi,†terang Haryo Mojopahit, GM Komunikasi dan Aliansi Strategis Dompet Dhuafa.


Selain itu, Dompet Dhuafa juga mengantongi penghargaan kategori Insan Pers Pendukung Zakat Sejahterakan Umat yang diberikan kepada Parni Hadi, diwakili oleh GM Komunikasi dan Aliansi Strategis Dompet Dhuafa, Haryo Mojopahit. Haryo mengakui bahwa Dompet Dhuafa lahir dari pers yang amat peduli dengan zakat dan kemiskinan.
“Kategori ini adalah kategori insan pers yang peduli terkait pengelolaan zakat. Kita juga menyaksikan bahwa dulu Yayasan Dompet Dhuafa Republika itu, berdiri dari jurnalis yang memang punya kepedulian terhadap kemiskinan dan percaya bahwa zakat ini adalah instrumen keuangan Islam yang memang bisa untuk mengentaskan kemiskinan, dan dari tahun 1993 sampai sekarang masih tetap berjalan 30 tahun. Kami anggap ini sebagai penghargaan yang besar untuk 30 tahun Dompet Dhuafa,†imbuh Haryo.

Dompet Dhuafa senantiasa terus berupaya dalam menekan angka kemiskinan. Untuk bisa mengatasi masalah tersebut, sudah tentu tidak dapat dilakukan sendirian. Perlu bantuan dari seluruh lapisan untuk bergandengan tangan, membangun kolaborasi, dan beraksi bersama mengatasi masalah kesenjangan dan ketimpangan di negeri ini.
“Kita konsisten untuk penguatan ekosistem filantropi di Indonesia. Tidak hanya filantropi Islam berbasis Ziswaf, tapi juga filantropi secara umum. Dan kita berharap dengan menguatkan ekosistem filantropi di Indonesia untuk 30 tahun ke depan, Dompet Dhuafa semakin bermakna kehadirannya di mustahik, muzaki, dan juga teman-teman lembaga lain,†pungkas Haryo. (Dompet Dhuafa/Anndini)
Komentar
Pencarian
-
Muharram Fest 2026: Merajut Kasih, Menyemai Senyum Yatim di Bulan Mulia
-
Semarak Muharam Fest 2026, LPM Dompet Dhuafa Hadirkan Edukasi dan Kreativitas Bagi Anak Yatim
-
Program Pemuda Tangguh LPM Dompet Dhuafa Dorong Kemandirian Ekonomi Anak Muda
-
LPM Dompet Dhuafa Beri Santunan dan Pendampingan Keluarga Korban Bekasi
-
Gelar Muharam Fest 2026, LPM Dompet Dhuafa Hadirkan Ruang Kreasi untuk Kebahagiaan Anak Yatim
-
Inovasi Inklusi, LPM Manfaatkan Aktivitas Bertani sebagai Media Terapi Mental
-
Dukung Reintegrasi ke Masyarakat, Bapas Jakarta Timur dan LPM Dompet Dhuafa Hadirkan Pelatihan Barista
-
Momentum Muharram: Bersama Kuatkan Adik Yatim
-
LPM Dompet Dhuafa dan Anayatrans Hibur Anak Yatim dengan Rekreasi Edukatif di Taman Safari Bogor
-
Dari Duka ke Harapan, Dompet Dhuafa Dampingi Korban Kecelakaan Bekasi Bangkit Kembali