Loading...

Calon Dai Warga Binaan Pemasyarakatan Lapas Kelas 1 Tangerang Jalani Ujian

Image

Posted By : Rahayu Saputro

Date : 23 December 2021

Pelayanmasyarakat.org, TANGERANG--Bina Santri Lapas (BSL) LPM Dompet Dhuafa menggelar ujian lisan dan tulis bagi peserta Pendidikan Kader Dai (PKD) di Lapas Kelas 1 Tangerang, Rabu (22/12). Bertempat di Masjid Baitussalam Lapas Kelas 1 Tangerang. Kegiatan ini di ikuti oleh 50 calon dai dari warga binaan. Tes yang diujikan meliputi Tahfidz Al-Qur'an dan Al-Hadits, membuat dan memaparkan naskah khutbah di podium dan pemberian soal essai dari semua materi yang telah disampaikan.

Kegiatan ujian dibuka secara seremonial oleh Pembina Lapas Jatmiko, dalam sambutannya beliau meminta maaf karena penyelenggaraan PKD ini tidak sesuai dengan waktu yang sudah ditentukan.

“Saya mewakili Pimpinan Lapas Kelas 1 Tangerang memohon maaf kepada Dompet Dhuafa dan para peserta PKD, dengan adanya pembatasan dan pemberlakuan protokol kesehatan dan lain sebagainya sehingga ada jeda waktu antara penyelesaian PKD, maka tes ujian baru bisa diselenggarakan sekarang. Untuk para peserta tetap semangat, semoga lulus dengan hasil yang maksimal. Dan semoga wisuda yang akan dilaksanakan bulan Januari tahun depan bisa terselenggara dan berjalan lancar,” sambut Jatmiko.

Calon Dai Warga Binaan Pemasyarakatan Lapas Kelas 1 Tangerang Jalani Ujian (Foto: LPM/ Adi Zubed)

Sementara itu, Koordinator Bina Santri Lapas LPM Dompet Dhuafa Ahmad Fitroh menyampaikan, ujian lisan dan tulisan ini merupakan rangkaian kegiatan program Pendidikan Kader Da'i (PKD) yang telah dimulai dari awal Januari 2021 dan sebagai bahan evaluasi juga tolok ukur keberhasilan dan pencapaian materi yang diserap dan dipahami oleh peserta didik.

“Untuk bisa mengikuti ujian ini, peserta sudah menyelesaikan tahapan pembinaan dan pendalaman materi keagamaan selama 6 (enam) bulan, di antaranya Ilmu Fiqih, Dasar Ilmu Hadits, Tajwid & Tahsin Al-Qur'an, Psikologi Dakwah, Ilmu & Manajemen Dakwah, Teologi Islam, Pemulasaraan Jenazah dengan melibatkan Narasumber dari berbagai lembaga seperti UNIS Tangerang, Kamtibmas, MUI Kota Tangerang, PCNU Tangerang, PP Muhammadiyah Tangerang, Kemenag Tangerang, DMI Kota Tangerang. Kami juga mendatangkan Kasubdit Kajian Keilmuan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) RI Tri Budi Haryoko untuk bisa memberikan pemahaman tentang Ideologi Pancasila dan Kebangsaan,” Papar Fitroh.

Alfiansyah mengungkapkan rasa syukur menjadi salah satu peserta PKD yang telah melawati tahapan-tahapan seleksi dan pembelajaran selama 6 bulan, hingga dihadapkan pada ujian lisan dan tulis seperti hari ini.

“Alhamdulillah hari ini proses terakhir yaitu ujian. Mudah-mudahan saya bisa lulus, begitu pun dengan teman-teman yang lain supaya menjadi teladan generasi tahfidz quran dan calon imam-imam di luar nanti. Insya Alloh akan istiqomah dalam ibadah apa pun,” ungkap Alfi.

Diinformasikan kembali, bahwasanya Pendidikan Kader Dai (PKD) ini merupakan program kerja sama Dompet Dhuafa dan Direktorat Jendral Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM RI yang di tandatangani pada tahun 2019 dengan harapan dapat mencetak dai-dai dari warga binaan pemasyarakatan yang berkualitas yang bertakwa, berilmu, dan ber-akhlaqul karimah sehingga menjadi tauladan bagi umat tatkala mereka kembali ke dalam lingkungan masyarakat, mereka telah memiliki bekal dan siap untuk bergabung kembali, serta membawa manfaat bagi lingkungannya. (LPM/ Adi Zubed)

#PelayanMasyarakat

-
-
137

Komentar