Loading...

Dompet Dhuafa dan RS PON Jakarta Mengadakan Pelatihan Bimbingan Rohani Pasien Untuk Meningkatkan Pelayanan Kepada Pasien

Image

Posted By : Rahayu Saputro

Date : 08 May 2023

Jakarta--Ketika menghadapi masa pengobatan, Pasien dalam keadaan berjuangan sangat membutuhkan penguatan baik secara medis maupun rohani. Bimbingan Rohani Paisen menjadi penguatan spiritual bagi pasien untuk bisa melewati kondisi yang dialaminya. Motivasi dan dorongan diberikan untuk tetap bersabar dan bertawakal dalam menghadapi ujian Allah SWT.

 

Bertempat Ruang Auditorium Lantai 16 Gedung B RS PON Jakarta, Dompet Dhuafa menjalin kolaborasi bersama Rumah Sakit Pusat Otak Nasional (RS PON) Prof. Dr. dr. Mahar Mardjono Jakarta dalam pelatihan Bimbingan Rohani Pasien oleh Lembaga Pelayan Masyarakat (LPM) Dompet Dhuafa, Senin (8/5). Acara pelatihan ini di hadiri ratusan perawat dan tenaga medis RS PON.

 

Kamaludin selaku SO Layanan Sosial Dompet Dhuafa dalam sambutannya menyampaikan "Terimakasih kepada RSPON atas kepercayaannya sudah bersedia bersinergi dalam pelatihan Bimbingan Rohani Pasien bersama Dompet Dhuafa. Semoga dengan adanya pelatihan ini kompetensi tenaga medis dalam melayani pasien lebih baik lagi dan bisa memberikan motivasi serta harapan untuk pasien agar bisa sehat kembali."

 

Terdapat 3 sesi materi yang dilaksanakan pada pelatihan kali ini. Pertama materi tentang "Urgensitas Spiritual Bagi Tenaga Kesehatan" yang disampaikan oleh KH. Wahfudin Sakam, SE., MBA. Kedua tentang "Pemulasaraan Jenazah Antara Tradisi dan Sya'i" yang disampaikan oleh Ust. Madroi, S.Sos.i. Materi yang terakhir tengang "Fiqih Maridh/Sakit dan Bimbingan Sakaratul Maut" disampaikan oleh Direktur Layanan Sosial Dakwah dan Budaya Dompet Dhuafa, KH. Ahmad Shonhaji, MM.

 

Direktur SDM, Pendidikan dan Umum Rumah Sakit Pusat Otak Nasional Prof. Dr. dr. Mahar Mardjono Jakarta (Dr. dr. Andi Basuki Prima Birawa, Sp.S (K), MARS) mengucapkan terimakasih kepada bapak-bapak narasumber atas materi yang disampaikan pada hari ini. "Banyak sekali pengetahuan ilmu dan informasi yang sangat bermanfaat ketika menanganai pasien yang dalam kondisi relatif membaik sehingga dapat mingkatkan secara spiritual atau sesi keagamaan untuk kesehatan. Untuk kondisi pasien yang berat sehingga bisa memberikan dukungan bagi pasien dan keluarga pasien untuk lebih ikhlas dan terus berdoa atas kondisi apa yang dialaminya." tuturnya.

 

Selain itu, dr. Andi juga berharap semoga setelah ini kolaborasi kita masih bisa berlanjut demi meningkatkan kualitas pelayanan kepada pasien. (LPM/Ray)

-
-
273

Komentar