Dompet Dhuafa Gandeng Kemenag Tingkatkan Pembinaan Kader Dai di Lapas Kelas 1 Tangerang
Posted By : Rahayu Saputro
Date : 07 April 2021
TANGERANG -- Bina Santri Lapas (BSL) Dompet Dhuafa datangkan Kementerian Agama Kota Tangerang, H. Achmad Hasanuddin, S.Sos.I dalam rangkaian program Pendidikan Kader Dai (PKD) di Lapas Kelas 1 Tangerang, Rabu (7/4).
Kedatangan Penyuluh Agama Islam (PAI) Kemenag Kota Tangerang tersebut untuk memberikan pembinaan sekaligus menyampaikan prinsip dan strategi dakwah yang berkualitas kepada 50 calon dai warga binaan di Masjid Baitussalam Lapas Kelas 1 Tangerang, Jalan Veteran No. 2, RT. 04, RW. 04, Kelurahan Babakan, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang, Provinsi Banten.
Dalam pencerahannya terkait Pendidikan Kader Dai, beliau memberikan pemahaman tentang sikap, konsep, metode, tujuan dan peran da'i dalam Penyuluh Agama Islam (PAI) dengan mengupas keberhasilan dakwah Nabi SAW dan para Ulama.

"Bahwa da'i adalah pembimbing umat, merupakan cerminan dan tauladan yang baik harus memiliki sikap dan kepribadian yang baik, mengajak manusia ke jalan Tuhan, jalan yang benar yaitu Islam. Untuk mendapatkan rahmat dan kemuliaan serta ikhlas semata-mata mengharapkan ridho Allah SWT." Ungkap H. Achmad Hasanuddin di hadapan para calon dai Warga Binaan Lembaga Pemasyarakatan Kelas 1 Tangerang.

Lebih lanjut, PAI Kemenag Kota Tangerang, H. Achmad Hasanuddin memberikan apresiasinya atas program yang dilaksanakan oleh Dompet Dhuafa.
“Saya sangat mendukung sekali program Pendidikan Kader Da'i di Lapas. Ini sangat positif sekali memberikan pembinaan dan motivasi-motivasi kepada saudara kita, mengarah mereka ke hal yg lebih baik ketika mereka keluar dari lapas untuk bisa menjadi orang-orang berkualitas, berubah kearah yang lebih baik, bisa menyampaikan kebaikan. Tentu saya ucapkan terimakasih kepada dompet dhuafa, sukses selalu dengan kegiatan-kegiatannya", tambah Achmad.

Sebagaimana telah diketahui, Pendidikan Kader Dai (PKD) ini merupakan program Kerjasama Dompet Dhuafa dan Kementerian Hukum dan HAM RI yang ditandatangani pada tahun 2019 dengan harapan dapat mencetak dai-dai dari Warga Binaan Lapas yang berkualitas, bertakwa, berilmu, dan berakhlaqul karimah sehingga menjadi tauladan bagi umat. Sehingga tatkala mereka kembali ke dalam lingkungan masyarakat, mereka telah memiliki bekal dan siap untuk bergabung kembali, serta membawa manfaat bagi lingkungannya.
Komentar
Pencarian
-
Dukung Keadilan Bagi Azka Rizky, LPM Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan untuk Keluarga Azka
-
Saat Majelis Taklim Menjadi Jalan Keluar dari Utang dan Kemiskinan
-
Cegah Stunting, LPM Dompet Dhuafa Resmikan Program Pangan Keluarga di Bogor
-
Dari Terdampak Hingga Tebar Manfaat: Kisah Lastri Relawan Dapur Umum
-
LPM Dompet Dhuafa Gandeng Ditjen PAS Perkuat Pembinaan Kepribadian Warga Binaan di Jawa Barat
-
LPM Dompet Dhuafa dan Bapas Kelas I Jakarta Timur-Utara Jalin Kerja Sama Program Bina Santri Lapas
-
Kala Yatim Hebat Menampilkan Potensi dan Bakatnya dalam Youth Expression Festival 2025
-
Dorong Kepercayaan Diri Disabilitas Mental, LPM Ajak Penyintas Terapi Rekreasi
-
LPM Dompet Dhuafa Bantu Jamaah Terdampak Ambruknya Bangunan Majelis Taklim Ciomas Bogor
-
LPM Dompet Dhuafa Bersih-Bersih Toko UMKM Imbas Eskalasi Demo Kwitang