Loading...

Dompet Dhuafa Gulirkan Bantuan UMKM Di tengah Kenaikan Bahan Pangan Jelang Ramadan

Image

Posted By : Rahayu Saputro

Date : 18 March 2022

Pelayanmasyarakat.org, BEKASI--Masih berlakunya PPKM lanjutan di Indonesia dan melambungnya harga beberapa komoditi pangan di sejumlah daerah, nampaknya masih menjadi kendala bagi pelaku usaha kecil dan menengah agar bisa bertahan dan bangkit di tengah pandemi.

Beberapa pedagang mengaku mengeluhkan kondisi di mana kenaikan harga dan langkanya minyak goreng menjadi kesulitan tersendiri untuk bisa bertahan menafkahi keluarga sekaligus agar usahanya tetap berjalan.

Dompet Dhuafa Gulirkan Bantuan UMKM Di tengah Kenaikan Bahan Pangan Jelang Ramadan. (Foto: LPM)

Tak terkecuali dengan Munir (38), Pedagang Soto Mie di Jalan Tirtonadi, Bekasi Jaya, Bekasi Timur saat ditemui tim LPM Dompet Dhuafa pada Kamis (17/02) di depan gerobaknya. Munir mengaku bahwa ia harus menyiasati keadaan dengan mengubah komposisi porsi dagangannya di tengah melonjaknya harga. Terlebih sejak pandemi pendapatannya menurun sekitar 40 persen.

“Konsumen saya sih paham kalo porsi yang saya sediakan saat ini berbeda dari biasanya, tapi saya tetap menjaga agar harga dan kualitas rasa gak berubah”, ungkap Pria asal Bogor yang juga merangkap sebagai Pengajar agama di wilayah tinggalnya.

Begitu juga yang dirasakan oleh Yanah (33), wanita asal Pamulang, Tangerang Selatan, yang kesehariannya berdagang nasi uduk harus rela mengurangi porsi dagangannya. Wanita yang dahulu bekerja di salah satu Resto ini mengaku faktor perubahan cuaca juga mempengaruhi pemasukannya sebagai pedagang.

Kondisi yang dialami beberapa pedagang seperti Munir dan Yanah, membuat Dompet Dhuafa menggulirkan program Bantuan UMKM Terdampak Covid-19. (Foto: LPM)

“Saya kan dagangnya mulai sore sampe malem. Dulu sering habis, tapi beberapa minggu ini selalu nyisa. Ya saya konsumsi sendiri sama keluarga sama bagiin tetangga jika tak habis”, ujar Yanah.

Kondisi yang dialami beberapa pedagang seperti Munir dan Yanah, membuat Dompet Dhuafa menggulirkan program Bantuan UMKM Terdampak Covid-19. Dimana Dompet Dhuafa membeli beberapa porsi atau menghabiskan dagangan pelaku UMKM, dan kemudian dibagikan kepada warga sekitar yang membutuhkan.

Kepala LPM Dompet Dhuafa, M. Noor Awaluddin, mengutarakan jika program ini sengaja digulirkan karena bertepatan dengan beberapa momentum. Pertama, bertepatan dengan kebijakan PPKM Level 2, 3, dan 4 di Jawa-Bali yang sampai hari ini masih diberlakukan oleh Pemerintah. Kedua, melambungnya beberapa komoditi bahan pangan. Ketiga, bertepatan dengan akan datangnya bulan Ramadan.

“Diharapkan dengan adanya program ini akan menjadi stimulus bagi para pelaku UMKM agar ke depannya, mereka masih bisa berdagang terlebih di bulan Ramadan tahun ini”, tutup Awaluddin. (LPM/ Rifky Rey)

-
-
134

Komentar