Loading...

Keikhlasan Munir, Tukang Soto Pengajar Ngaji Situ Daun

Image

Posted By : Rahayu Saputro

Date : 14 February 2020

Bekasi – Seorang penjual Soto Mie Bogor di daerah Situ Daun Bekasi memiliki aktivitas yang patut diteladani. Munir (34) biasa Ia disapa, adalah seorang ayah dari 2 anak dan 1 istri yang hidup sederhana di pinggiran kali Bekasi. Berprofesi sebagai penjual Soto Mie Bogor di pinggir jalan. Selain berjualan, Munir aktif dalam kegiatan keagamaan seperti khatib Jum'at, imam sholat tarawih, dan mengajar ngaji di Musholla Al Asyiyah yang terletak di pinggiran kali Bekasi (tanah pengairan) yang sewaktu-waktu dapat terkena gusur.

Munir menjadi pengajar Al-Qur’an sudah hampir 11 tahun. Awalnya Ia adalah salah satu santri di pondok pesantren yang ada di Bogor. Kemudian merantau ke Bekasi pada tahun 2008 silam dan mendapatkan mandat dari gurunya yang juga mengajar Al-Qur’an di Musholla Al Asyiyah Situ Daun. Saat itu, kondiri fisik sang guru sudah renta dan lemah, sehingga tidak bisa mengajar dengan baik. Pada akhirnya sang guru meninggal dunia dan sampai sekarang Munir melanjutkan perjuangan sang guru dan mengajar Al-Qur’an hingga sekarang. Munir dengan sukarela mengajar anak-anak, tidak membebankan untuk membayar biaya mengajar. Keinginan beliau hanya lah agar anak-anak di kemudian hari memiliki bekal untuk hidup dengan nilai-nilai Islami dan dapat membentengi diri dari hal-hal yg tidak bermanfaat.

“Saya mendapat amanah dari guru saya untuk mengabdi di sini. Biar anak-anak bisa mengaji dan tahu nilai-nilai Islam”, ujar Munir saat ditemui Tim Dompet Dhuafa di Musholla Al Asyiyah pada Kamis (13/02).

Anak-anak yang belajar Al-Qur’an rata-rata berasal dari keluarga menengah ke bawah. Orang tua mereka berprofesi sebagai supir becak, pedagang asongan, bahkan pemulung. Tidak ada syarat tertentu untuk belajar mengaji bersama Munir, selagi mereka mau sang ustadz akan dengan senang hati mengajar mereka.

“Rata-rata anak-anak di sini dari kalangan menengah ke bawah, tapi mereka tetap semangat belajar, karena tidak sedikit dari mereka yang ingin menjadi seorang ulama”, tambah Munir.

Dalam kesempatan ini, Dompet Dhuafa hadir untuk memberikan bantuan pada Munir agar dapat fokus mengabdi untuk masyarakat dengan bantuan yang dapat bermanfaat untuk aktivitas berjualan Soto Mie Bogor.

 â€œHarapannya semoga ustadz Munir ini bisa sukses usaha soto dan berkah dalam mengabdi pada masyarakat sekitar”, imbuh Fakhri selaku Relawan Dompet Dhuafa.

-
-
239

Komentar