Menapaki Jejak Pahlawan: Perjuangan Ibu Tangguh dalam Mengatasi Kemiskinan
Posted By : Rahayu Saputro
Date : 10 November 2023
Setiap tanggal 10 November, kita merayakan Hari Pahlawan untuk mengenang jasa dan pengorbanan pahlawan Indonesia yang telah berjuang demi kemerdekaan. Momentum ini tidak hanya sekadar ritual tahunan, tetapi juga panggilan untuk terus menjalankan semangat pahlawan dalam kehidupan sehari-hari.
Pada tahun ini, Kementerian Sosial Republik Indonesia mengusung tema luar biasa, yaitu "Semangat Pahlawan untuk Masa Depan Bangsa dalam Memerangi Kemiskinan dan Kebodohan." Tema ini menjadi pemantik inspirasi bagi individu-individu tangguh, seperti Ibu Neng dan Teh Rani, yang memberikan contoh nyata bagaimana semangat pahlawan bisa diwujudkan dalam perjuangan sehari-hari.
Ibu Neng: Dapur Sederhana Menjadi Pintu Berkah

Dengan ruang dapur yang sederhana, Kuswati (52), akrab disapa Bu Neng, memulai usaha catering nasi bungkus. Setiap hari, ia bersama adik dan adik iparnya memasak bersama untuk memenuhi pesanan dari karyawan pabrik dalam radius 5 KM. Dari Nasi Uduk hingga Minuman Es Teh Manis, Bu Neng menjual 80 bungkus nasi setiap harinya.
Keberanian Bu Neng tidak hanya terletak pada usahanya yang sederhana, tetapi juga pada keinginannya untuk melibatkan sesama single parent. Ia berbagi rezeki dengan mengajak mereka untuk bergabung, mengurangi beban kehidupan sehari-hari.
"Saya sampai mengajak teman tetangga yang membutuhkan pekerjaan kalau lagi ada catering ramai. Ya walaupun cuma bisa ngasih kecil, yang penting bisa untuk makan." ucap Ibu Neng dengan penuh semangat.
Usahanya yang saat ini merupakan prosesnya bangkit kembali, hampir 3 tahun kemarin pandemi. Bu Neng menjalankan berbagai usaha mulai dari jualan risol sampai jadi tukang ojek untuk bisa memenuhi kebutuhan hidupnya.
Teh Rani: Mengolah Keripik, Membangun Harapan

Tak kalah menginspirasi, Teh Rani juga memiliki kisah perjuangannya. Saat suaminya terkena PHK pada tahun 2015 dan menghadapi kesulitan dalam mencari pekerjaan selama 1,5 tahun. Namun, bukannya menyerah, ia memutuskan untuk mencoba usaha sendiri demi mencukupi kebutuhan keluarganya.
Awalnya, ia mencoba peruntungan dengan usaha warung sembako kecil-kecilan, namun melihat potensi dalam goreng-gorengannya, Teh Rani berinovasi dengan membuat keripik pisang, keripik singkong, dan peyek. Tidak hanya mencukupi kebutuhan rumah tangganya, Teh Rani juga berhasil membawa kebahagiaan kepada saudara dan tetangganya dengan mengajak mereka bergabung dalam usahanya.
"Saya pengen ngerangkul ibu-ibu yang ada, ayo sini, ikut kegiatan bareng saya, dari pada nganggur. Seneng saya melihatnya juga mereka senang dan memiliki penghasilan tambahan," ujar Teh Rani dengan tulus.
Kini Teh Rani Bersama 3 orang yang membantunya bisa memproduksi 1000 bungkus kripik perhari. Ia menawarkan jualannya ke 300 lebih warung dan agen se Kelurahan Kalibaru, Cilincing, Jakarta Utara.
Kedua perempuan tangguh ini, meski usahanya tergolong kecil, telah memberikan kontribusi positif dalam memerangi kemiskinan. Dalam rangka memperingati Hari Pahlawan pada Kamis (9/10), Lembaga Pelayan Masyarakat (LPM) Dompet Dhuafa memberikan apresiasi kepada Ibu Neng dan Teh Rani. Sebuah paket sembako diserahkan untuk memenuhi kebutuhan dapur keduanya, sementara tambahan upah diberikan kepada mereka yang turut serta membantu dalam usaha mereka.
Meskipun langkah Ibu Neng dan Teh Rani terasa kecil, namun ikhtiar dan semangat mereka adalah bagian dari perjuangan nyata untuk melepaskan diri dari belenggu kemiskinan. Keduanya memiliki tekad kuat untuk menjadi perempuan tangguh yang tidak hanya mampu mencukupi kebutuhan keluarga sendiri tetapi juga membantu sesama ibu dalam membangun masa depan yang lebih baik. Inilah bukti nyata bahwa semangat pahlawan masih hidup dan bergerak di antara kita, mewujud dalam tindakan nyata untuk kesejahteraan bersama.(LPM/Ray)
Komentar
Pencarian
-
Dukung Keadilan Bagi Azka Rizky, LPM Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan untuk Keluarga Azka
-
Saat Majelis Taklim Menjadi Jalan Keluar dari Utang dan Kemiskinan
-
Cegah Stunting, LPM Dompet Dhuafa Resmikan Program Pangan Keluarga di Bogor
-
Dari Terdampak Hingga Tebar Manfaat: Kisah Lastri Relawan Dapur Umum
-
LPM Dompet Dhuafa Gandeng Ditjen PAS Perkuat Pembinaan Kepribadian Warga Binaan di Jawa Barat
-
LPM Dompet Dhuafa dan Bapas Kelas I Jakarta Timur-Utara Jalin Kerja Sama Program Bina Santri Lapas
-
Kala Yatim Hebat Menampilkan Potensi dan Bakatnya dalam Youth Expression Festival 2025
-
Dorong Kepercayaan Diri Disabilitas Mental, LPM Ajak Penyintas Terapi Rekreasi
-
LPM Dompet Dhuafa Bantu Jamaah Terdampak Ambruknya Bangunan Majelis Taklim Ciomas Bogor
-
LPM Dompet Dhuafa Bersih-Bersih Toko UMKM Imbas Eskalasi Demo Kwitang





