Loading...

Tokopedia Bantu Acep, Disabilitas Multi Talenta

Image

Posted By : Rahayu Saputro

Date : 17 July 2019

BOGOR – Acep Budiman ialah seorang ayah dengan 2 Orang anak dan seorang istri yang tinggal bersama orang tuanya di Desa Tajur Kecamatan Citeureup-Kab. Bogor. Acep merupakan seorang penyandang disabilitas (Polio) sejak kecil yang kesehariannya bekerja serabutan dan guru ngaji di kampungnya, serta sedikit memiliki kemampuan menjahit.

Sore itu (10/07) tim Dompet Dhuafa menyambangi kediamannya di Desa Tajur untuk memberikan kabar gembira kepada Acep bahwa dia akan mendapatkan bantuan, namun ternyata Acep tidak ada di rumah. Menurut informasi dari Erna (Istri Acep), Acep saat itu sedang menggali sumur milik tetangganya. Entah bagaimana caranya seorang pria kelahiran tahun 1980 itu menggali sumur hanya dengan kedua tangannya, karena kedua kakinya tidak dapat digunakan dengan maksimal dikarenakan penyakit polio yang dideritanya. Tim pun menunggu sampai Acep tiba dari tempat gali sumur. Acep memang kerap bekerja serabutan sesuai permintaan dari tetangga atau teman di kampungnya, seperti menggali sumur, dan buruh bangunan. Namun itu pun jarang sekali dikerjakan, karena tidak setiap hari orang membutuhkan tukang gali sumur.

Selain menggali sumur, Acep memiliki kemampuan menjahit yang Ia dapat sejak belajar di Balai Pelatihan Dinas Sosial Kab. Bogor bersama Lima temannya yang lain di Desa Tajur. Setelah mendapat pelatihan menjahit, mereka diberi bantuan mesin jahit untuk mereka gunakan sebagai mata pencaharian sehari-hari. Acep mencoba berusaha menggunakan mesin jahit itu sesuai ilmu yang Ia dapat dari pelatihan, dan saran dari temannya yang lebih mahir menggunakan mesin jahit. Setahun berjalan, Acep pun kerap mendapat pesanan menjahit dari tetangganya.

Tim Dompet Dhuafa mendapat informasi tentang Acep dari temannya Zapar yang juga penyandang disabilitas yang pernah mendapat bantuan dari Dompet Dhuafa. Dan kali ini Dompet Dhuafa yang disponsori oleh Tokopedia memberikan bantuan kepada Acep dan penerima manfaat lainnya dalam Program Disabilitas Mandiri sesuai dengan kebutuhan penerima manfaat.

“Saya bisa menjahit dari hasil pelatihan dan belajar dari teman saya Zapar. Alhamdulillah, sedikit-sedikit ada saja dari tetangga yang menitipkan pakainnya untuk dijahit, dirombak, atau dibuatkan baju/ celana. Alhamdulillah kali ini saya dapat tambahan mesin obras, jadi mempermudah pekerjaan saya. Terima kasih pada donatur yang sudah memberikan bantuan ini”, ujar Acep.

Selain Acep, bantuan pun dibagikan kepada penyandang disabilitas lainnya yang berada di wilayah JABODETABEK dengan harapan bantuan ini dapat mendukung dan membantu para penyandang disabilitas agar tetap bertahan hidup mandiri dan sejahtera. (Adi/ LPM)

-
-
206

Komentar