Dompet Dhuafa Grebek Kampung Pelosok Sukabumi, Borong Dagangan UMKM hingga Tebar Parsel Ramadan Dijalankan
Posted By : Rahayu Saputro
Date : 08 April 2023
SUKABUMI, JAWA BARAT — Melalui Lembaga Pelayanan Masyarakat (LPM), Dompet Dhuafa melangsungkan Grebek Kampung di suatu pedalaman daerah Sukabumi. Berangkat dari markas Dompet Dhuafa Jakarta Selatan pada Selasa (4/4/2023), para insan Dompet Dhuafa menempuh jarak sekitar 200 kilometer selama 7-8 jam perjalanan darat menggunakan armada roda empat, untuk bertandang ke Kampung Cicangkuang, Desa Cimahpar, Kecamatan Kalibunder, Sukabumi.
Sesampainya di sana, Dompet Dhuafa disambut antusias oleh sekitar 200 orang warga Kampung Cicangkuang. Grebek Kampung ala Dompet Dhuafa merupakan suatu program yang rutin bergulir pada bulan Ramadan dengan menghadirkan aktivitas kebersamaan masyarakat, serta giat spiritual dan berbagi.
[caption id="attachment_5551" align="aligncenter" width="700"]
Tim Dompet Dhuafa bersama Benu Buloe mendatangi Kampung Cicangkuang, Desa Cimahpar, Kecamatan Kalibunder, Sukabumi.[/caption]
[caption id="attachment_5552" align="aligncenter" width="700"]
Antusias warga saat Tim Dompet Dhuafa Grebek Kampung di Sukabumi.[/caption]
“Tua-muda, pria-wanita, warga Cicangkuang luar biasa antusias. Hari pertama kita langsung guyub menggelar Dapur Umum untuk mempersiapkan buka puasa bersama, mengawali aktivitas Grebek Kampung. Para ibu-ibu memasak ragam menu makanan khas sunda, yang bapak-bapak mencari ikan dan memetik kelapa,†sebut Priyanto, tim LPM Dompet Dhuafa selaku PIC Grebek Kampung di Cicangkuang.
Bukan hanya ada Dapur Umum buka puasa bersama, giat Grebek Kampung juga menghadirkan aktivitas lain, di antaranya Borong Dagangan UMKM, Aksi Bersih Masjid, Pesantren Kilat, Tunai Hutang Pokok, distribusi bantuan Parsel Ramadan, Tukar Mukena, hingga Belanja Bareng Yatim.
[caption id="attachment_5553" align="aligncenter" width="700"]
Masakan warga untuk acara buka bersama dalam Dompet Dhuafa Grebek Kampung Ramadan 1444 H.[/caption]
[caption id="attachment_5555" align="aligncenter" width="700"]
Senyum semringah para ibu warga Kampung Cicangkuang, Desa Cimahpar, Kecamatan Kalibunder, Sukabumi yang ikut memasak untuk buka bersama dalam Grebek Kampung Ramadan 1444 H.[/caption]
“Distribusi bantuan dalam program ini kami tujukan juga bagi para lansia, single parent, anak yatim, juga dhuafa. Semua digulirkan untuk tujuan bersama membangkitkan semangat Ramadan, membangun spiritual anak-anak, meremajakan rumah ibadah, peduli lansia, peduli guru ngaji, serta berdayakan usaha mikro,†ungkap Priyanto.
“Hatur nuhun (terima kasih), Cu, sudah borong (dagangan) sate saya. Sing (semoga) berkah dan manfaat lagi untuk dimakan buka puasa bersama,†aku Nija (60), pedagang Sate Ayam panggul keliling, salah satu Penerima Manfaat Borong Dagangan UMKM Grebek Kampung Cicangkuang.
Priyanto juga menjelaskan, Grebek Kampung di Cicangkuang menjadi sangat menarik sebab secara akses di Kampung Cicangkuang sulit dijangkau, secara transportasi pun tidak ada angkutan, jalannya terjal berbatu dalam area perbukitan. Meski ada listrik, namun internet belum masuk.
[caption id="attachment_5556" align="aligncenter" width="700"]
Prijanto, Tim Dompet Dhuafa fitemani Benu Buloe menyerahkan bantuan pelunasan utang kebutuhan pokok untuk warga sekitar.[/caption]
[caption id="attachment_5557" align="aligncenter" width="700"]
Priyanto dengan seorang nenek, salah satu penerima manfaat Parsel Ramadan Dompet Dhuafa dalam acara Grebek Kampung Ramadan 1444 H.[/caption]
Mata pencaharian utama warga Cicangkuang adalah membuat gula kelapa. Mereka menyadap getah kelapa yang kemudian diolah menjadi gula kelapa. Sebagian lagi ada yang sambil bertani padi, berkebun buah alpukat dan lainnya.
“Hari kedua ini kami keliling, sembari menyambangi beberapa kediaman saat distribusi Parsel Ramadan untuk guru ngaji dan lansia. Ketemu Bu Ijon keluarga pembuat gula kelapa, tinggal serumah bareng ibundanya yaitu Mak Karmi yang berusia 90 tahun,†aku Priyanto di Grebek Kampung hari kedua, Rabu (5/4/2023).
[caption id="attachment_5558" align="aligncenter" width="700"]
Aktivitas Pesantren Kilat dalam rangkaian acara Grebek Kampung Dompet Dhuafa di Kampung CIcangkuang, Sukabumi.[/caption]
[caption id="attachment_5559" align="aligncenter" width="700"]
Buka puasa bersama, bagian dari rangkaian acara Dompet Dhuafa Grebek Kampung Cicangkuang, Sukabumi.[/caption]
“Siang ini aktivitas kita Belanja Bareng Yatim dan Pesantren Kilat. Perjalanan belanja agak jauh karena di sini tidak ada area pusat pertokoan. Kalau Pesantren Kilat di sini, di Madrasah Al Badar, yang baru saja berdiri kembali oleh swadaya masyarakat, sebab bangunan itu belum lama rubuh karena bangunan yang usang. Alhamdulillah, kini aktif digunakan kembali oleh anak-anak belajar,†pungkas Priyanto. (Dompet Dhuafa/Dhika Prabowo)
Tim Dompet Dhuafa bersama Benu Buloe mendatangi Kampung Cicangkuang, Desa Cimahpar, Kecamatan Kalibunder, Sukabumi.[/caption]
[caption id="attachment_5552" align="aligncenter" width="700"]
Antusias warga saat Tim Dompet Dhuafa Grebek Kampung di Sukabumi.[/caption]
“Tua-muda, pria-wanita, warga Cicangkuang luar biasa antusias. Hari pertama kita langsung guyub menggelar Dapur Umum untuk mempersiapkan buka puasa bersama, mengawali aktivitas Grebek Kampung. Para ibu-ibu memasak ragam menu makanan khas sunda, yang bapak-bapak mencari ikan dan memetik kelapa,†sebut Priyanto, tim LPM Dompet Dhuafa selaku PIC Grebek Kampung di Cicangkuang.
Bukan hanya ada Dapur Umum buka puasa bersama, giat Grebek Kampung juga menghadirkan aktivitas lain, di antaranya Borong Dagangan UMKM, Aksi Bersih Masjid, Pesantren Kilat, Tunai Hutang Pokok, distribusi bantuan Parsel Ramadan, Tukar Mukena, hingga Belanja Bareng Yatim.
[caption id="attachment_5553" align="aligncenter" width="700"]
Masakan warga untuk acara buka bersama dalam Dompet Dhuafa Grebek Kampung Ramadan 1444 H.[/caption]
[caption id="attachment_5555" align="aligncenter" width="700"]
Senyum semringah para ibu warga Kampung Cicangkuang, Desa Cimahpar, Kecamatan Kalibunder, Sukabumi yang ikut memasak untuk buka bersama dalam Grebek Kampung Ramadan 1444 H.[/caption]
“Distribusi bantuan dalam program ini kami tujukan juga bagi para lansia, single parent, anak yatim, juga dhuafa. Semua digulirkan untuk tujuan bersama membangkitkan semangat Ramadan, membangun spiritual anak-anak, meremajakan rumah ibadah, peduli lansia, peduli guru ngaji, serta berdayakan usaha mikro,†ungkap Priyanto.
“Hatur nuhun (terima kasih), Cu, sudah borong (dagangan) sate saya. Sing (semoga) berkah dan manfaat lagi untuk dimakan buka puasa bersama,†aku Nija (60), pedagang Sate Ayam panggul keliling, salah satu Penerima Manfaat Borong Dagangan UMKM Grebek Kampung Cicangkuang.
Priyanto juga menjelaskan, Grebek Kampung di Cicangkuang menjadi sangat menarik sebab secara akses di Kampung Cicangkuang sulit dijangkau, secara transportasi pun tidak ada angkutan, jalannya terjal berbatu dalam area perbukitan. Meski ada listrik, namun internet belum masuk.
[caption id="attachment_5556" align="aligncenter" width="700"]
Prijanto, Tim Dompet Dhuafa fitemani Benu Buloe menyerahkan bantuan pelunasan utang kebutuhan pokok untuk warga sekitar.[/caption]
[caption id="attachment_5557" align="aligncenter" width="700"]
Priyanto dengan seorang nenek, salah satu penerima manfaat Parsel Ramadan Dompet Dhuafa dalam acara Grebek Kampung Ramadan 1444 H.[/caption]
Mata pencaharian utama warga Cicangkuang adalah membuat gula kelapa. Mereka menyadap getah kelapa yang kemudian diolah menjadi gula kelapa. Sebagian lagi ada yang sambil bertani padi, berkebun buah alpukat dan lainnya.
“Hari kedua ini kami keliling, sembari menyambangi beberapa kediaman saat distribusi Parsel Ramadan untuk guru ngaji dan lansia. Ketemu Bu Ijon keluarga pembuat gula kelapa, tinggal serumah bareng ibundanya yaitu Mak Karmi yang berusia 90 tahun,†aku Priyanto di Grebek Kampung hari kedua, Rabu (5/4/2023).
[caption id="attachment_5558" align="aligncenter" width="700"]
Aktivitas Pesantren Kilat dalam rangkaian acara Grebek Kampung Dompet Dhuafa di Kampung CIcangkuang, Sukabumi.[/caption]
[caption id="attachment_5559" align="aligncenter" width="700"]
Buka puasa bersama, bagian dari rangkaian acara Dompet Dhuafa Grebek Kampung Cicangkuang, Sukabumi.[/caption]
“Siang ini aktivitas kita Belanja Bareng Yatim dan Pesantren Kilat. Perjalanan belanja agak jauh karena di sini tidak ada area pusat pertokoan. Kalau Pesantren Kilat di sini, di Madrasah Al Badar, yang baru saja berdiri kembali oleh swadaya masyarakat, sebab bangunan itu belum lama rubuh karena bangunan yang usang. Alhamdulillah, kini aktif digunakan kembali oleh anak-anak belajar,†pungkas Priyanto. (Dompet Dhuafa/Dhika Prabowo)
Komentar
Pencarian
Berita Terkini
-
Dukung Keadilan Bagi Azka Rizky, LPM Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan untuk Keluarga Azka
-
Saat Majelis Taklim Menjadi Jalan Keluar dari Utang dan Kemiskinan
-
Cegah Stunting, LPM Dompet Dhuafa Resmikan Program Pangan Keluarga di Bogor
-
Dari Terdampak Hingga Tebar Manfaat: Kisah Lastri Relawan Dapur Umum
-
LPM Dompet Dhuafa Gandeng Ditjen PAS Perkuat Pembinaan Kepribadian Warga Binaan di Jawa Barat
-
LPM Dompet Dhuafa dan Bapas Kelas I Jakarta Timur-Utara Jalin Kerja Sama Program Bina Santri Lapas
-
Kala Yatim Hebat Menampilkan Potensi dan Bakatnya dalam Youth Expression Festival 2025
-
Dorong Kepercayaan Diri Disabilitas Mental, LPM Ajak Penyintas Terapi Rekreasi
-
LPM Dompet Dhuafa Bantu Jamaah Terdampak Ambruknya Bangunan Majelis Taklim Ciomas Bogor
-
LPM Dompet Dhuafa Bersih-Bersih Toko UMKM Imbas Eskalasi Demo Kwitang