Loading...

Ramadhan Inklusif: LPM Dompet Dhuafa Buka Ruang bagi Disabilitas Mental untuk Bersinar

Image

Posted By : Afriza

Date : 17 March 2026

Bogor-Pada Kamis (12/03), ID Humanity Dompet Dhuafa melalui Lembaga Pelayan Masyarakat (LPM) menggelar kegiatan Ramadhan Bersama Sahabat Disabilitas Mental di Masjid Agung Kota Bogor. Sebagai bagian dari program semarak Ramadhan LPM, kegiatan ini diikuti 120 peserta.

Adapun peserta yang ikut serta merupakan disabilitas mental binaan dari 12 yayasan mitra LPM. Kegiatan ini pun menjadi momen untuk saling menjalin silaturahmi antar sahabat disabilitas mental dari berbagai yayasan.

Kegiatan berlangsung meriah dengan berbagai penampilan peserta dalam setiap perlombaan seperti lomba Azdan dan Iqamah, Hafalan Surat Pendek Al-Qur’an, Kultum, Cerdas Cermat, hingga Hafalan Do’a Harian. 

Irene Dwi Wahyu, pendamping dari Rumah Sakit Jiwa Soeharto Heerdjan menyatakan, kegiatan ini begitu berarti bagi disabilitas mental sebagai salah satu model terapi.

“Tentunya kegiatan ini sangat bermakna karena di balik kegiatan ini juga merupakan terapi bagi pasien disabilitas mental. Dengan perlombaan kayak gini bisa meningkatkan kepercayaan diri pasien, meningkatkan motivasi dan komunikasi maupun sosialisasi bagi pasien. Mereka juga lebih teredukasi tentang Ramadhan dan berpuasa,” ujarnya antusias.

Irene juga mengatakan, peserta sangat antusias untuk ikut serta dalam kegiatan tersebut. Meski sebagian besar di antara mereka berpuasa sebab kesembuhan mereka telah mencapai 80 persen, namun antusias mereka tampak tak padam hingga kegiatan berakhir.

“Alhamdulillah pasien dampingan saya semuanya hampir berpuasa, karena memang gejala kekambuhannya sudah minim, tapi mereka sangat antusias. Pagi-pagi sudah siap-siap dan mereka tampak sangat have fun,” tambahnya.

Sementara itu, Tubagus Iim Nurrohim, Kepala Bagian Program Pembinaan Dhuafa LPM menyatakan, kegiatan ini menjadi momentum yang baik dengan mengajak sahabat disabilitas mental untuk bersama-sama menyemarakkan Ramadhan lewat kegiatan positif.

"Dalam kegiatan ini, kami mengajak sahabat disabilitas mental untuk saling unjuk bakat dalam momentum Ramadhan. Kemudian lewat kegiatan ini juga, kami ingin menunjukkan kepada masyarakat umum bahwa disabilitas mental itu mampu melakukan kegiatan yang dilakukan orang pada umumnya," ujarnya.

Kegiatan diakhiri dengan pengumuman pemenang lomba serta pembagian hadiah bagi pemenang. 

Iim berharap, lewat kegiatan ini dapat semakin mensyiarkan kepada masyarakat luas untuk menepis stigma negatif tentang disabilitas mental serta meningkatkan kepercayaan diri mereka. Sehingga mereka pun bisa diterima dalam hidup bermasyarakat. (Shinta FN/ ID Humanity Dompet Dhuafa).

-
-
21

Komentar